Konten Semarang
Ekonomi

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun hingga Triwulan III 2026, Serap 340 Ribu Pekerja

Investasi Jateng mencapai Rp72,54 triliun hingga triwulan III 2026, mencakup 82.420 proyek dan menyerap 340.334 tenaga kerja.

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun hingga Triwulan III 2026, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun hingga Triwulan III 2026, Serap 340 Ribu Pekerja

KONTENSEMARANG.COM – Realisasi investasi di Jawa Tengah hingga triwulan III 2026 mencapai Rp72,54 triliun. Capaian tersebut berasal dari 82.420 proyek dan berhasil menyerap 340.334 tenaga kerja, menunjukkan kontribusi investasi terhadap perluasan kesempatan kerja di wilayah tersebut.

Data tersebut disampaikan dalam pembukaan Semarang Business Forum (Sembiz) ke-19 Tahun 2026 oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di The Suri Ballroom, Queen City Mall, Kota Semarang, Rabu, 21 Oktober 2026.

Dari total investasi yang tercatat, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyumbang Rp31,77 triliun, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp40,77 triliun.

Berdasarkan wilayah, Kabupaten Kendal menjadi daerah dengan realisasi investasi tertinggi, yakni Rp13,61 triliun. Posisi berikutnya ditempati Kota Semarang dengan Rp9,07 triliun, Kabupaten Batang Rp8,54 triliun, Kabupaten Temanggung Rp5,05 triliun, serta Kabupaten Demak sebesar Rp4,29 triliun.

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah tidak dapat sepenuhnya bergantung pada pembiayaan pemerintah.

Keterlibatan sektor swasta dan penguatan kerja sama antarwilayah diperlukan untuk memperluas aktivitas ekonomi sekaligus menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.

“Business forum ini ada tiga hal yang sangat krusial. Yang pertama tourism (pariwisata), yang kedua trade (perdagangan), dan yang ketiga investasi. Ini tiga mata rantai yang tidak bisa kita pisahkan,” kata Luthfi.

Ia mendorong Kota Semarang mengambil peran sebagai penggerak investasi dan pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitarnya. Sinergi antardaerah dinilai dapat mengoptimalkan potensi pariwisata, perdagangan, dan investasi sekaligus mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Menurut Luthfi, letak strategis Kota Semarang memberikan peluang untuk menghubungkan berbagai potensi ekonomi di daerah sekitarnya, termasuk Kabupaten Kendal, Demak, Grobogan, dan Kota Salatiga.

Melalui kerja sama tersebut, setiap daerah diharapkan mampu mengembangkan sektor unggulan masing-masing. Pembagian peran yang saling melengkapi juga dinilai dapat meningkatkan daya tarik kawasan bagi investor yang ingin mengembangkan usaha di Jawa Tengah.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 1 dari 3

Artikel Selanjutnya

UMKM Jateng didorong Ahmad Luthfi naik kelas hingga ekspor melalui penguatan pembiayaan, pasar, teknologi, kemitraan dan digitalisasi usaha.
Ekonomi • 07 Oktober 2026

Ahmad Luthfi Dorong 4,2 Juta UMKM Jateng Naik Kelas

Rekomendasi Redaksi