Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut kemudian diteruskan melalui sholawat dan silaturahmi bersama masyarakat.
Sementara itu, Aslinmas Jawa Tengah tidak hanya diarahkan sebagai wadah konsolidasi organisasi. Keberadaannya juga diharapkan dapat menjadi ruang berhimpun dan pemberdayaan anggota sehingga memberikan manfaat yang lebih luas.
Program-program usaha produktif turut didorong untuk membantu meningkatkan kemandirian ekonomi anggota sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat.
“Keberadaan organisasi harus memberikan manfaat nyata, tidak hanya dalam hal konsolidasi, tetapi juga melalui program-program yang menyentuh kebutuhan dan kesejahteraan anggota,” kata Teguh.
Suasana kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan di Lapangan Desa Gentan. Para jemaah mengikuti rangkaian sholawat sekaligus memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi dan menyampaikan harapan bersama.
Kehadiran Habib Ali Zainal Abidin Assegaf juga menambah kekhidmatan acara. Lantunan sholawat yang dipimpin bersama membuat suasana lapangan semakin semarak namun tetap penuh nuansa religius.
Bagi masyarakat yang hadir, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berkumpul dan mempererat hubungan melalui sholawat serta doa bersama.
Pesan “Raih Keberkahan, Rajut Kepercayaan” pun menjadi inti dari kegiatan. Keberkahan diharapkan tumbuh melalui doa dan kebersamaan, sedangkan kepercayaan dibangun lewat kepedulian serta kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan di Lapangan Desa Gentan itu ditutup dengan harapan agar Jawa Tengah senantiasa berada dalam kondisi aman dan damai, masyarakat semakin sejahtera, serta setiap upaya yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi banyak pihak. (*)