KONTENSEMARANG.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang mengimbau masyarakat agar rutin memeriksakan kondisi kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tersedia di seluruh puskesmas.
Layanan ini dapat dimanfaatkan warga untuk mengetahui kondisi tubuh sekaligus mengantisipasi risiko penyakit sejak awal.
Pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting, terutama ketika cuaca memasuki masa peralihan musim atau pancaroba hingga musim hujan.
Perubahan cuaca yang ekstrem dikhawatirkan dapat memperburuk kondisi kesehatan, khususnya jika seseorang memiliki gangguan kesehatan yang belum terdeteksi.
Kepala Dinkes Kota Semarang, M. Abdul Hakam, menekankan pentingnya pemeriksaan rutin untuk mengetahui potensi penyakit sebelum berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.
Menurutnya, sejumlah gangguan, seperti tekanan darah tinggi dan peningkatan gula darah, kerap tidak disadari hingga berisiko menimbulkan komplikasi.
“Ayo manfaatkan dan ikuti cek kesehatan gratis di puskesmas tempat Anda berada. Dari situlah kita baru tahu kita ini sedang ada potensi penyakit apa. Sering kali tanpa disadari, kok tiba-tiba tensi darah tinggi atau gula darah melonjak. Nah, kondisi-kondisi seperti itu bisa menjadi faktor pencetus timbulnya kejadian yang tidak kita inginkan di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah,” ajaknya, Jumat 16 Oktober 2026.
Melalui program CKG, masyarakat berkesempatan mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga dapat segera memperoleh penanganan medis apabila ditemukan masalah.
Selain itu, warga juga bisa mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat serta obat sesuai kebutuhan dan hasil pemeriksaan.
Dinkes Semarang berharap layanan pemeriksaan gratis ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri maupun keluarga.
Kebiasaan melakukan pemeriksaan secara rutin diharapkan membantu mencegah risiko penyakit dan menjaga kondisi tubuh tetap prima di tengah perubahan cuaca.
“Cek Kesehatan Gratis ini bisa dimanfaatkan warga untuk melakukan penanganan dini di tengah cuaca ekstrem seperti ini,” pungkasnya. (*)