Konten Semarang
Regional

Jawa Tengah Jadi Rujukan Penanganan Tuberkulosis di Indonesia

Penanganan Tuberkulosi di Jawa Tengah akan menjadi model nasional. Wamendagri Ahmad Wiyagus meninjau program ACF, CKG, dan Speling di Kabupaten Demak

Penanganan Tuberkulosi di Jawa Tengah akan menjadi model nasional. Wamendagri Ahmad Wiyagus meninjau program ACF, CKG, dan Speling di Kabupaten Demak
Penanganan Tuberkulosi di Jawa Tengah akan menjadi model nasional. Wamendagri Ahmad Wiyagus meninjau program ACF, CKG, dan Speling di Kabupaten Demak

KONTENSEMARANG.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ahmad Wiyagus memberikan apresiasi terhadap penanganan TB yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Bahkan, pola penanggulangan tuberkulosis tersebut dinilai layak menjadi model yang dapat diterapkan oleh daerah lain di Indonesia.

Apresiasi terhadap program penanggulangan tuberkulosis Jateng itu disampaikan Ahmad Wiyagus saat meninjau layanan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Dokter Spesialis Keliling (Speling) di Pendopo Kabupaten Demak, Rabu (14/10/2026).

Menurut Wiyagus, pendekatan yang diterapkan Jawa Tengah dalam menangani penyakit tuberkulosis dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain dalam memperkuat pelayanan kesehatan dan penanggulangan TB.

Ia bahkan menyatakan keinginannya untuk mengangkat pola penanganan tersebut sebagai rujukan yang dapat diadopsi secara nasional.

"Saya akan mengangkat model penanganan TB di Jawa Tengah ini menjadi model yang harus diadopsi oleh seluruh daerah yang ada di Indonesia," ujarnya.

Wamendagri dan Wamenkes Tinjau Penanganan TB di Tiga Kabupaten

Kunjungan Ahmad Wiyagus ke Kabupaten Demak merupakan bagian dari rangkaian peninjauan program penanggulangan tuberkulosis di sejumlah wilayah Jawa Tengah.

Dalam agenda tersebut, Wamendagri melakukan kunjungan bersama Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Oktavianus.

Keduanya meninjau pelaksanaan layanan penemuan aktif kasus TB atau ACF yang diintegrasikan dengan program CKG dan Speling.

Rangkaian kunjungan dilaksanakan di tiga kabupaten, yakni Jepara, Kudus, dan Demak.

Peninjauan di Kabupaten Jepara dan Kudus dilakukan pada 13 Oktober 2026. Sementara itu, Kabupaten Demak menjadi lokasi ketiga yang dikunjungi pada 14 Oktober 2026.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 1 dari 6

Artikel Selanjutnya

Sebanyak 421 desa/kelurahan di Jawa Tengah berstatus Siaga TB.
Regional • 14 Oktober 2026

421 Desa di Jateng Siaga TB, Skrining dan Pencegahan Diperkuat

Rekomendasi Redaksi