Kehadiran warga tidak hanya untuk menyaksikan perlombaan, tetapi juga dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan menikmati hiburan yang disediakan.
Ketua Umum Badan Pengelolaan Masjid Agung Semarang (BPMAS), Khammad Ma’sum, mengatakan penampilan Alma Esbeye sengaja dihadirkan sebagai bagian dari upaya memeriahkan pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang.
Khammad juga mengingatkan bahwa Semarang pernah menjadi tuan rumah MTQ Nasional pada 1979. Setelah 47 tahun berlalu, Jawa Tengah kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang tersebut.
Rangkaian kegiatan di Masjid Agung Semarang turut melengkapi pelaksanaan MTQ Nasional XXXI. Sejumlah agenda telah berlangsung sejak 11 September, salah satunya Gebyar Mini Dugderan yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat. (*)