Konten Semarang
Regional

Lima Kebakaran di Sekitar Jalur KA, KAI Daop 4 Semarang Perkuat Kewaspadaan

Lima kebakaran dan titik api terjadi di sekitar jalur KA Daop 4 Semarang selama September 2026, KAI memperkuat kewaspadaan.

Lima Kebakaran di Sekitar Jalur KA, KAI Daop 4 Semarang Perkuat Kewaspadaan
Lima Kebakaran di Sekitar Jalur KA, KAI Daop 4 Semarang Perkuat Kewaspadaan

Berikutnya, titik api terdeteksi pada Selasa (15/9) sekitar pukul 17.42 WIB di KM 48+700/800 petak Karangjati–Sedadi jalur hilir. Berdasarkan informasi awal, titik api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sisa hasil panen di sekitar lokasi.

Setelah menerima laporan, KAI berkoordinasi dengan PPKA Stasiun Sedadi dan PPKA Stasiun Kedungjati.

Petugas Pemeriksa Jalan (PPJ) kemudian melakukan penanganan dan berhasil memadamkan api pada pukul 17.49 WIB. Tiga menit kemudian, lokasi dinyatakan aman. Peristiwa tersebut tidak berdampak terhadap perjalanan kereta api.

Pada Rabu (16/9) sekitar pukul 08.22 WIB, petugas KAI kembali menerima informasi mengenai titik api di dekat jalur hilir KM 105 petak Comal–Petarukan. Informasi tersebut diketahui Deputy Daop 4 Semarang ketika melakukan pemeriksaan lintas Semarang–Tegal.

KAI kemudian berkoordinasi dengan PPKA Stasiun Comal, Pusat Pengendalian Operasi (Pta), dan dinas terkait untuk melakukan penanganan serta memantau kondisi di lokasi. Hingga kini, penyebab munculnya titik api dan kondisi perjalanan kereta api masih dalam pemantauan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan kondisi lingkungan yang lebih kering pada musim kemarau harus menjadi perhatian bersama. Sebab, api dapat lebih cepat merambat terutama ketika berada di sekitar material yang mudah terbakar.

“Saat musim kemarau seperti sekarang, rumput, jerami, sekam, dan material kering lainnya lebih mudah terbakar. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di sekitar jalur KA karena api dapat merambat dan asapnya berpotensi mengurangi jarak pandang masinis. Hal ini tentu perlu menjadi perhatian bersama untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Luqman.

Ia menambahkan, KAI terus memantau kondisi jalur dan lingkungan di sekitar wilayah operasional. Setiap potensi gangguan juga diupayakan dapat ditangani dengan cepat melalui koordinasi bersama pihak terkait.

“Kami terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan unsur kewilayahan maupun pemadam kebakaran apabila terdapat potensi kebakaran di sekitar jalur KA. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat titik api atau kepulan asap yang berpotensi mendekati jalur, sehingga dapat ditangani sedini mungkin,” tambah Luqman.

KAI Daop 4 Semarang mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah, jerami, sekam, rumput kering, maupun sisa hasil pertanian di sekitar jalur kereta api.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 2 dari 3

Artikel Selanjutnya

Taj Yasin Ajak Generasi Muda Rajin ke Museum untuk Mengenal Sejarah dan Budaya Bangsa
Regional • 17 September 2026

Taj Yasin Ajak Generasi Muda Rajin ke Museum untuk Mengenal Sejarah dan Budaya Bangsa

Rekomendasi Redaksi