Ia menilai profesi insinyur memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan kota, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan infrastruktur perkotaan.
"Kehadiran Sekretariat PII di Semarang ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara akademisi, praktisi, dan pemerintah kota," ungkap Agustina saat memberikan sambutan di depan para tamu undangan.
Ia menambahkan, sinergi antara dunia pendidikan dan praktik keinsinyuran diharapkan mampu melahirkan solusi inovatif untuk berbagai persoalan kota, mulai dari penataan ruang hingga sistem drainase.
"Kita butuh kontribusi nyata dan pemikiran teknis para insinyur untuk memastikan pembangunan di Kota Semarang berjalan tepat guna dan bermanfaat bagi warga," tambahnya.
Peresmian sekretariat tersebut sekaligus menjadi awal penguatan konsolidasi sekitar 4.000 insinyur yang tercatat di Kota Semarang agar lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Dengan hadirnya fasilitas baru itu, PII Cabang Kota Semarang diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan yang lebih terarah dan berbasis kajian teknis yang kuat.
Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi keinsinyuran pun diharapkan mampu menghasilkan solusi terbaik demi kemajuan Kota Semarang. (*)