Konten Semarang
Semarang

Buka Liga Tunas 2026, Iswar Tekankan Sportivitas dan Mental Juara

Liga Tunas 2026 resmi dibuka di Semarang. Iswar Aminuddin mendorong atlet voli muda meningkatkan prestasi dan sportivitas.

Iswar Aminuddin Resmi Buka Liga Tunas 2026 se-Jateng dan DIY

KONTENSEMARANG.COMLiga Tunas 2026 menjadi ajang penting bagi atlet-atlet muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuka peluang menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin yang juga menjabat sebagai Ketua PBVSI Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat membuka kejuaraan tersebut di GOR PBV Vokan Semarang, Sabtu (13/6).

Dalam sambutannya, Iswar menilai perkembangan Bola Voli di Jawa Tengah menunjukkan tren yang sangat positif. Bahkan, menurutnya, Jawa Tengah saat ini telah menjadi salah satu pusat penyelenggaraan berbagai kegiatan pervolian nasional yang memberikan ruang lebih luas bagi para atlet muda untuk menunjukkan potensi terbaiknya.

“Hari ini kita bisa melihat bahwa semangat perbola-volian di Indonesia semakin memperlihatkan kiprahnya. Hari ini Jawa Tengah menjadi pusat kegiatan-kegiatan perbola volian di Indonesia ini,” ujar Iswar.

Kejuaraan yang mempertemukan klub-klub dari Jawa Tengah dan DIY tersebut mempertandingkan kelompok usia 15 tahun dan 17 tahun. Sebanyak delapan tim putra serta delapan tim putri turut ambil bagian dalam kompetisi yang digelar sebagai bagian dari proses pembinaan atlet muda.

Menurut Iswar, penyelenggaraan kejuaraan bola voli antar klub Liga Tunas 2026 memiliki peran strategis dalam mendukung pembinaan atlet sejak usia dini. Selain menjadi wadah kompetisi, ajang tersebut juga memberikan kesempatan bagi para pemain untuk memperlihatkan kemampuan dan potensi yang mereka miliki.

Ia menegaskan bahwa peluang untuk berkembang di dunia olahraga kini semakin terbuka. Karena itu, para atlet diharapkan mampu memanfaatkan setiap pertandingan sebagai sarana belajar, meningkatkan kualitas permainan, sekaligus menambah pengalaman bertanding.

Lebih lanjut, Iswar menjelaskan bahwa kompetisi bukan hanya tentang kemampuan individu. Ajang pertandingan juga menjadi momentum untuk menguji hasil latihan yang selama ini dilakukan bersama klub, terutama dalam membangun kerja sama dan kekompakan tim.

“Hari ini bahwa pondasi tersebut, latihan-latihan yang sudah dilakukan hari ini diuji, terutama di dalam rangka yang pertama tentu kekompakan tim. Karena kalau kita berbicara tim maka akan kita berbicara kolaborasi dan kerja sama tim,” katanya.

Selain aspek teknis permainan, Iswar juga mengingatkan peserta agar memandang olahraga sebagai sarana pembentukan karakter. Menurutnya, olahraga mampu membantu meningkatkan kebugaran fisik sekaligus memperkuat mental dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Halaman 1 dari 2