KONTENSEMARANG.COM — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah mengingatkan para lulusan perguruan tinggi agar tidak berhenti mengandalkan ijazah dan gelar akademik.
Kompetensi, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi perubahan dunia kerja menjadi bekal penting bagi lulusan untuk bersaing dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof Dr Ir Aisyah Endah Palupi MPd, saat menghadiri Wisuda ke-77 Universitas Semarang (USM).
Prof Aisyah menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Menurutnya, jumlah lulusan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, terus bertambah sehingga persaingan untuk memasuki dunia kerja juga semakin kompetitif.
Meski demikian, ia menilai peluang tetap terbuka bagi lulusan yang memiliki kompetensi dan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.
Salah satu tantangan yang perlu diperhatikan adalah ketidaksesuaian atau mismatch antara pendidikan dan pekerjaan.
Kondisi tersebut dapat berupa mismatch horizontal, yakni pekerjaan yang tidak sejalan dengan bidang studi, maupun mismatch vertikal ketika pekerjaan atau pendapatan tidak sesuai dengan tingkat pendidikan yang ditempuh.
“Gelar akademik tetap penting, tetapi gelar tidak cukup. Dunia membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi, lebih kreatif, dan juga mampu menciptakan nilai di tengah perubahan dunia kerja,” ujarnya.
Karena itu, Prof Aisyah mendorong lulusan untuk terus mengembangkan kemampuan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Penguasaan teknologi, termasuk artificial intelligence (AI), menjadi salah satu kompetensi yang perlu diperkuat.