KONTENSEMARANG.COM - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengimbau warganya agar turut serta menyukseskan jalannya Sensus Ekonomi 2026.
Ia berharap masyarakat bersikap kooperatif saat didatangi petugas pendata dan bersedia menempelkan stiker bukti partisipasi di hunian mereka tanpa perlu merasa ragu.
“Saya sudah ditanya-tanya banyak hal ya, dan lancar, enggak lama kok. Dan menurut Mbak Dini (petugas sensus, red) data kita dijamin kerahasiaannya,” ungkap Agustina saat membagikan pengalamannya setelah didata pada Kamis, 16 Juli 2026.
Selepas menjalani proses pendataan tersebut, Agustina segera mengarahkan Rapat Percepatan Sensus Ekonomi 2026 di Balai Kota.
Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga seluruh Camat di lingkup Kota Semarang.
Agenda rapat tersebut berfokus pada pencarian solusi atas berbagai hambatan lapangan, sekaligus sebagai upaya mendongkrak angka progres sensus di Kota Semarang yang sejauh ini masih tertahan di angka 38 persen.
“Sensus ini tidak berkaitan dengan apa pun. Kalau ada kabar bahwa habis didatangi petugas sensus, kemudian didatangi petugas pajak, itu hanya berbarengan. Pemutakhiran data pajak oleh Bapenda sejak Mei merupakan proses pembaruan data yang berjalan terpisah dari Sensus Ekonomi” jelasnya.
Dalam rapat itu, ia juga menyoroti sejumlah dinamika kesulitan yang dihadapi petugas pendata. Beberapa di antaranya adalah keengganan masyarakat dalam membagikan informasi privasi, hingga ketatnya akses bagi petugas untuk menembus kompleks perumahan mewah dan kawasan industri.
Lantaran sensus ini merupakan agenda sepuluh tahunan, Pemerintah Kota Semarang saat ini sedang mempertimbangkan skema reward atau penghargaan khusus bagi kecamatan dengan pencapaian progres tertinggi.
Langkah ini dinilai efektif demi mengejar target maksimal sebelum penutupan masa sensus pada 31 Agustus mendatang.
“Jangan takut ya, nanti kalau ada petugas sensus yang datang ke tempat warga. Mari kita dukung karena ini penting untuk mengambil kebijakan ekonomi pemerintah pusat,” ajak Agustina kepada seluruh warga Kota Semarang.
Sebagai tindak lanjut, Wali Kota menginstruksikan seluruh Camat agar meningkatkan sinergi dan memastikan proses pendataan mendapat pengawalan ketat hingga menyentuh level akar rumput di RT dan RW.
BPS juga telah memberikan garansi penuh bahwa informasi warga yang diinput petugas akan otomatis terkunci di dalam sistem, sehingga kerahasiaannya mutlak terjamin. (*)