Berkat perolehan enam medali tersebut, Kota Semarang berhasil mengukuhkan diri sebagai juara umum cabor drumband Porprov Jateng 2026.
Anang mengingatkan para atlet agar tidak terlena dengan hasil yang telah dicapai dan tetap menjaga semangat berlatih.
Atlet peraih emas diharapkan mampu mempertahankan prestasinya, sedangkan mereka yang memperoleh perak dan perunggu diminta menjadikan hasil tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang.
“Teruslah berlatih untuk menyongsong event-event selanjutnya sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” pesannya.
Ketua Pengprov PDBI Jawa Tengah, Dyah Kartika Permanasari, turut menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan pertandingan drumband Porprov Jateng 2026.
Penghargaan tersebut ditujukan kepada para juri, panitia pelaksana, serta seluruh kontingen yang telah mendukung kelancaran kompetisi.
“Kami tentunya menyampaikan selamat kepada para pemenang, tapi jangan berpuas diri. Siapkan diri untuk menyongsong event di tingkat nasional, seperti Kejurnas, PON atau lainnya,” kata Tika.
Ia menegaskan, pelaksanaan Porprov tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menilai perkembangan pembinaan atlet. Evaluasi secara berkelanjutan diperlukan agar kualitas pembinaan drumband di Jawa Tengah semakin meningkat.
Tika berharap para atlet yang berkompetisi dalam Porprov Jateng 2026 dapat terus mengasah kemampuan dan meningkatkan prestasi. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, mereka diharapkan mampu membawa nama Jawa Tengah meraih hasil membanggakan di tingkat nasional. (*)