KONTENSEMARANG.COM – Magister Manajemen USM meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA). Predikat tersebut berlaku selama lima tahun, mulai 25 September 2026 hingga 25 September 2031.
Predikat Akreditasi Unggul tersebut ditetapkan melalui Keputusan LAMEMBA Nomor 312/DE/A.5/LAMEMBA-U/X/2026. Capaian itu menjadi pengakuan terhadap pemenuhan standar mutu akademik sekaligus menjadi pijakan Program Studi Magister Manajemen Universitas Semarang untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran serta layanan akademik.
Direktur Program Pascasarjana USM, Dr Muhammad Junaidi SHI MH mengatakan, capaian tersebut menunjukkan bahwa Pascasarjana USM telah mampu memenuhi standar akreditasi yang berlaku secara nasional.
“Akreditasi Unggul ini merupakan salah satu pembuktian Pascasarjana Universitas Semarang telah diterima secara nilai-nilai standar akreditasi nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Manajemen USM, Dr Yuli Budiati SE MSi menjelaskan bahwa capaian tersebut didukung oleh sejumlah aspek dalam pengelolaan program studi.
Beberapa di antaranya meliputi penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), peningkatan kompetensi dosen, mutu pembelajaran, produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan kerja sama dengan berbagai mitra.
“Predikat Unggul ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika,” kata Yuli.
Menurut Yuli, keberhasilan Magister Manajemen USM raih akreditasi Unggul juga menjadi dorongan bagi program studi untuk terus mengembangkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Upaya penguatan tersebut dilakukan melalui pembelajaran berbasis kasus dan proyek, keterlibatan praktisi dalam proses pembelajaran, peningkatan kompetensi digital dan manajerial, serta penyediaan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat dalam penelitian, seminar, sertifikasi, dan berbagai kegiatan bersama mitra.
Langkah itu diarahkan agar proses pendidikan yang diberikan tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu menghasilkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan organisasi dan dunia usaha.
“Keberhasilan akreditasi Unggul harus bermuara pada kualitas lulusan. Magister Manajemen Universitas Semarang terus memastikan bahwa kompetensi yang diperoleh mahasiswa relevan dengan kebutuhan organisasi dan dunia usaha,” ujarnya.
Setelah memperoleh predikat Unggul, Program Studi Magister Manajemen USM menargetkan sejumlah agenda lanjutan untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan.
Target tersebut mencakup peningkatan kualitas penelitian dan publikasi, perluasan kerja sama dengan dunia usaha maupun mitra internasional, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta pengembangan digitalisasi layanan akademik.
Program studi juga akan meningkatkan keterlibatan praktisi dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, pemanfaatan tracer study akan diperkuat sebagai salah satu bahan evaluasi dalam pengembangan kurikulum.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan kualitas Magister Manajemen USM setelah memperoleh predikat akreditasi tertinggi dari LAMEMBA untuk periode 25 September 2026 hingga 25 September 2031.
Pengembangan kualitas pembelajaran, penelitian, kerja sama, hingga layanan akademik tersebut diharapkan terus mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa dan kualitas lulusan.
Dalam proses tersebut, LAMEMBA menjadi lembaga yang menetapkan status akreditasi Unggul bagi Program Studi Magister Manajemen USM melalui Keputusan Nomor 312/DE/A.5/LAMEMBA-U/X/2026.
Yuli menegaskan, Magister Manajemen Universitas Semarang ingin terus memperkuat posisinya sebagai program studi yang menghasilkan lulusan profesional, mampu beradaptasi, memiliki integritas, dan dapat memberikan solusi bagi dunia usaha serta masyarakat.
“Kami ingin Magister Manajemen Universitas Semarang semakin dikenal sebagai program studi yang menghasilkan lulusan profesional, adaptif, berintegritas, dan mampu memberikan solusi bagi dunia usaha dan masyarakat,” pungkasnya.