Melalui kegiatan pelatihan dan pemberdayaan tersebut, penyandang disabilitas diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan yang dapat mendukung kehidupan mandiri.
Luthfi turut meminta organisasi terkait serta perangkat daerah untuk memberikan perhatian terhadap pelaksanaan program pemberdayaan tersebut.
Beberapa perangkat daerah yang disebut antara lain Dinas Sosial dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).
Selain menekankan pentingnya kesetaraan kesempatan, Luthfi menyampaikan pesan khusus kepada para atlet yang akan bertanding di NTT.
Ia meminta seluruh anggota kontingen menampilkan kemampuan terbaik selama mengikuti pertandingan, sekaligus menjaga nama baik daerah yang mereka wakili.
Luthfi juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dan hubungan baik dengan masyarakat di daerah penyelenggara.
“Anda adalah duta Provinsi Jawa Tengah. Jaga nama Provinsi Jawa Tengah,” pesannya.
Kontingen Jawa Tengah Berlaga di Lima Cabang Olahraga
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah Aria Chandra menjelaskan bahwa para atlet akan mengikuti lima cabang olahraga dalam penyelenggaraan Pesonas II 2026.
Kelima cabang tersebut meliputi atletik, tenis meja, bulu tangkis, bocce, dan renang.
Persiapan kontingen Jawa Tengah di Pesonas II 2026 NTT telah dilakukan melalui proses pembinaan dan seleksi yang berlangsung secara bertahap.