Ito berharap keberadaan aplikasi Mangayubagya dapat membuat pelayanan tamu gubernur menjadi lebih efektif, efisien, cepat, dan akuntabel. Permohonan juga dapat dimonitor secara real time sehingga perkembangan prosesnya dapat diketahui.
Selain itu, file dokumentasi serta data tamu gubernur dapat tersimpan secara elektronik. Sistem tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan informasi terkait pelayanan audiensi.
Pengembangan Mangayubagya juga diarahkan untuk memberikan kemudahan bagi Gubernur dalam memberikan petunjuk mengenai penerimaan tamu atau perwakilan yang ditugaskan.
Di sisi lain, aplikasi ini dapat memberikan kepastian penjadwalan kepada pemohon maupun Perangkat Daerah. Perkembangan status permohonan juga dapat disampaikan melalui notifikasi WhatsApp.
Dalam pengelolaan pengajuan audiensi gubernur secara digital, aplikasi tersebut juga menyediakan dokumentasi notulensi dan tindak lanjut secara terpusat. Data monitoring dan pelaporan turut disediakan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan pimpinan secara berkelanjutan.
Dengan berbagai fungsi tersebut, Mangayubagya dikembangkan sebagai sarana untuk mendukung pengelolaan pelayanan tamu Gubernur Jawa Tengah secara lebih terintegrasi, mulai dari pengajuan permohonan, pemantauan perkembangan, penjadwalan, hingga dokumentasi dan tindak lanjut.
Pada akhirnya, penerapan sistem digital tersebut diharapkan dapat mendukung proses pelayanan tamu gubernur agar lebih efektif, efisien, cepat, dan akuntabel. Pemprov Jateng juga dapat memiliki data monitoring dan pelaporan yang tersusun secara elektronik untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan pimpinan secara berkelanjutan. (*)