KONTENSEMARANG.COM — Pakuwon Mall Semarang kembali menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar proyek pembangunan.
Kegiatan bertema “Berbagi untuk Sesama – Menjalin Silaturahmi dalam Kebersamaan” tersebut digelar di Kantor Project Pakuwon Mall Semarang, Jalan Gombel Lama, Kota Semarang, pada 17 September 2026.
Sebanyak 750 paket sembako dibagikan kepada keluarga yang tinggal di wilayah RW 05 dan RW 06, Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik. Paket bantuan tersebut berisi sejumlah kebutuhan pokok, yakni beras, gula, minyak, dan mi instan.
Kegiatan itu turut dihadiri Camat Sri Martini, Lurah Suratmin, Ketua LPMK, para Ketua RW 05 dan RW 06, Ketua RT beserta perangkatnya, serta warga setempat.
Head of HR Pakuwon Group, Iful Novianto, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menyalurkan bantuan kebutuhan pokok. Menurutnya, kegiatan CSR juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat sekitar.
“Kami hadir hari ini bukan hanya untuk berbagi 750 paket sembako, tetapi yang lebih penting adalah untuk menjalin silaturahmi dan membangun hubungan yang semakin dekat dan hangat dengan masyarakat sekitar. Kami berharap perusahaan dan masyarakat dapat terus berjalan dan tumbuh bersama,” ujar Iful Novianto, Head of HR Pakuwon Group.
Kegiatan tersebut merupakan program CSR kedua yang dilaksanakan Pakuwon Mall Semarang sepanjang 2026.
Sebelumnya, perusahaan telah menggelar kegiatan CSR pertama pada Ramadan 1447 H sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang berkelanjutan dengan masyarakat di sekitar kawasan proyek.
Saat ini, pembangunan Pakuwon Mall Semarang masih memasuki tahap pematangan lahan. Proyek tersebut berdiri di atas area seluas 18,2 hektare dan direncanakan mulai beroperasi pada 2029.
Dalam proses pembangunan, perusahaan menempatkan masyarakat sekitar sebagai bagian penting dari lingkungan tempat proyek berkembang. Karena itu, komunikasi dan hubungan baik dengan warga menjadi salah satu hal yang terus dijaga selama pembangunan berlangsung.
“Kami menyadari bahwa saat ini kami masih dalam tahap pembangunan. Namun sejak awal, kami memiliki komitmen untuk terus berjalan dalam kebersamaan dengan masyarakat sampai nantinya Mall ini berdiri dan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi dan sosial Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik secara khusus, dan Kota Semarang secara umum,” lanjut Iful Novianto.
Selain menjadi pusat perbelanjaan, kehadiran Pakuwon Mall Semarang nantinya diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan.
Selama masa pembangunan, proyek tersebut diperkirakan menyerap sekitar 2.000–3.000 tenaga kerja konstruksi dan pendukung.
Ketika mulai beroperasi pada 2029, mall ini diperkirakan membuka peluang bagi sekitar 10.000 tenaga kerja secara langsung maupun tidak langsung, termasuk pekerja tenant dan layanan pendukung.
Aktivitas pembangunan dan operasional pusat perbelanjaan tersebut juga diharapkan ikut mendorong pertumbuhan usaha pendukung di lingkungan sekitar. Beberapa di antaranya seperti kos-kosan, warung dan usaha kecil, jasa parkir, transportasi, serta berbagai kegiatan ekonomi lainnya.
Harapannya, perkembangan Pakuwon Mall Semarang dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan masyarakat di Tinjomoyo dan kawasan sekitarnya.
Semangat tersebut juga sejalan dengan visi Pakuwon, “TOGETHER WE GROW”, yang menekankan pertumbuhan bersama dengan lingkungan dan masyarakat di wilayah pengembangan proyek.
“Ketika Mall ini tumbuh, kami berharap akan ada ekosistem ekonomi baru yang ikut tumbuh di sekitar kita. Bagi kami, perusahaan berkembang tentu harus berjalan seiring dengan kesempatan masyarakat untuk berkembang dan merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan,” ujar Iful Novianto.
Melalui program CSR tersebut, Pakuwon Mall Semarang berharap hubungan dengan masyarakat dapat terus terjaga melalui komunikasi, silaturahmi, dan kebersamaan.
Perusahaan juga berharap kehadiran Pakuwon Mall Semarang nantinya tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi turut menjadi bagian dari pertumbuhan Tinjomoyo, Banyumanik, dan Kota Semarang dengan menghadirkan peluang serta manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat sekitar. (*)