Proyek rehabilitasi sarana lari ini sendiri merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam meningkatkan mutu fasilitas olahraga publik. Untuk pengerjaan fisiknya ditangani langsung oleh Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang.
Tak berhenti di lintasan lari, penataan kawasan GOR TLJ rencananya akan berlanjut ke area lapangan tenis.
Targetnya, pada periode Oktober-November 2026 mendatang, lantai lapangan tenis juga akan mendapatkan giliran pembaruan.
Didik menilai, penyegaran fasilitas di GOR Tri Lomba Juang ini sudah menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya animo dan mobilitas masyarakat yang berolahraga di sana setiap harinya.
“Setiap hari pengunjung sangat banyak, terutama saat akhir pekan. Lintasan atletik memang menjadi fasilitas yang paling diminati masyarakat untuk jalan pagi, jogging, maupun olahraga sore,” pungkasnya. (*)