DPU turut mengantisipasi kemungkinan hujan selama pelaksanaan MTQ. Untuk itu, pekerjaan saat ini diarahkan pada tiga titik gorong-gorong utama agar sistem aliran air dapat segera berfungsi dan mengalirkan air hujan menuju saluran bawah tanah.
“Pengerjaan saat ini difokuskan di tiga titik gorong-gorong. Jadi kalau nanti ada hujan, aliran air sudah bisa langsung masuk ke saluran bawah tanah semua. Untuk keamanan, area konstruksi kita beri pembatas rapat yang tidak bisa diterobos warga, didukung juga dengan pengawasan dari tim di lapangan,” tegasnya.
Dengan pengaturan tersebut, Pemkot Semarang berharap pelaksanaan MTQ Nasional di Simpang Lima tetap berlangsung aman dan nyaman bagi masyarakat.
Di sisi lain, proyek drainase sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir juga dapat terus dikerjakan hingga sesuai target kontrak. (*)