Kehadiran kawasan tersebut juga memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Sekitar 1.000 tenaga kerja terlibat dalam berbagai aktivitas, baik pada sisi operasional, vendor maupun pengelolaan tenant.
Corporate GM Business Development Awanngroup Hotel and Property Management, Jessyca Artha, mengatakan keberhasilan sebuah destinasi tidak hanya dapat dilihat dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada lingkungan dan pelaku usaha di sekitarnya.
“Dua tahun bagi Awanncosta bukan sekadar pencapaian usia, tetapi merupakan perjalanan membangun sebuah ekosistem yang terus berkembang. Kami percaya keberlanjutan sebuah destinasi diukur dari seberapa besar dampak dan nilai yang dapat diciptakan bagi ekosistem di sekitarnya,” tutur Jessyca Artha.
Dari sisi kunjungan, Awanncosta mencatat lebih dari 1,3 juta orang telah datang sejak kawasan tersebut dibuka untuk masyarakat umum.
Memasuki tahun ketiga, Awanncosta berencana memperluas kerja sama dengan berbagai korporasi besar.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem usaha sekaligus memberikan kontribusi lebih besar terhadap perputaran ekonomi di Kota Semarang. (*)