KONTENSEMARANG.COM - Ajang KKN Expo 2026 yang berlangsung di Auditorium Ir Widjatmoko pada Rabu (22/7/2026) menjadi panggung bagi mahasiswa Universitas Semarang (USM) untuk memamerkan berbagai produk inovatif mereka.
Deretan karya seperti sistem hidroponik bertenaga surya (PLTS), alat pemanen air hujan (rainwater harvesting), sampai penyiram tanaman otomatis ditampilkan sebagai bentuk nyata penerapan ilmu mahasiswa untuk memecahkan masalah warga di lokasi pengabdian.
Hasil karya yang dipresentasikan ini merupakan buah dari program kerja mahasiswa selama menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kecamatan Ngaliyan, Genuk, dan Semarang Utara.
Tiap inovasi didesain khusus agar sesuai dengan karakteristik dan potensi di setiap daerah, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat setempat.
Salah satu terobosan menarik datang dari tim KKN di Ngaliyan yang menciptakan Smart Nutrient Management System bertenaga surya.
Alat ini berfungsi secara otomatis untuk mengontrol serta memonitor tingkat keasaman (pH) dan nutrisi pada budidaya hidroponik.
Fauzi Ahmad Yelabidin, perwakilan dari tim tersebut, memaparkan bahwa saat tingkat pH atau nutrisi menurun dari standar, sistem akan mengaktifkan relay untuk menghidupkan pompa.
Pompa ini kemudian menyuplai larutan A dan B Mix, atau cairan penyesuai pH sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Pengawasan sistem ini dapat dikendalikan dari jarak jauh bermodalkan *smartphone* dan koneksi Wi-Fi yang diotaki oleh mikrokontroler ESP.
Ia juga menambahkan bahwa PLTS diaplikasikan agar biaya operasional listrik hidroponik bisa ditekan, sekaligus mengedukasi warga terkait penggunaan energi bersih.