Kegiatan kemudian ditutup oleh dosen Ilmu Komunikasi USM, Yulianto Budi, yang mengapresiasi antusiasme peserta sekaligus menegaskan pentingnya edukasi pencegahan kekerasan seksual bagi anak-anak.
Sebagai perwakilan penyelenggara, Faza juga mengingatkan peserta untuk tidak takut melapor jika mengalami atau mengetahui tindak kekerasan seksual.
“Jika kalian mengalami atau mengetahui adanya kekerasan seksual, jangan ragu untuk bercerita kepada orang dewasa yang dipercaya, seperti guru atau orang tua. Yang terpenting, kalian harus berani memproteksi diri dan menjaga keselamatan diri sendiri.”
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa USM bersama Panti Asuhan Nurussa’adah berharap anak-anak semakin memahami cara menjaga diri, berani menolak tindakan yang tidak pantas, serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, berpendidikan, dan berdaya. (*)