KONTENSEMARANG.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih generasi muda Kota Semarang di tingkat nasional. Micellina Sidney Deyandra berhasil meraih gelar Runner Up Kebaya Putri Indonesia 2026 dalam malam grand final yang berlangsung pada Minggu (5/7).
Remaja yang masih duduk di bangku kelas XI SMA Sedes Sapientiae Semarang itu tampil memikat sepanjang kompetisi.
Selain menunjukkan pesona saat mengenakan kebaya, Micellina juga dinilai memiliki wawasan yang baik serta kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya Indonesia.
Bagi Micellina, keikutsertaannya dalam ajang tersebut bukan semata mengejar prestasi, tetapi juga membawa misi memperkenalkan kebaya kepada generasi muda agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Ia memandang kebaya sebagai bagian penting dari identitas budaya bangsa.
“Bagi saya, kebaya bukan sekadar busana, melainkan simbol identitas, warisan budaya, serta kekuatan perempuan Indonesia yang anggun, berkarakter, dan berdampak. Melalui perjalanan ini, saya ingin terus menginspirasi generasi muda untuk mencintai, melestarikan, dan mengenakan kebaya dengan bangga,” ujar Micellina.
Menurutnya, setiap helai kebaya menyimpan nilai luhur yang mencerminkan martabat dan jati diri perempuan Indonesia.
Karena itu, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga dan melestarikan warisan budaya tersebut.
“Mengenakan kebaya bukan hanya tentang tampil anggun, namun tentang memahami makna di baliknya, membawa kesopanan dalam perilaku, kelembutan dalam bersikap, serta keteguhan dalam menjaga nilai budaya. Melestarikan kebaya berarti menjaga cerita, nilai, dan identitas kebanggaan bangsa agar tetap hidup dari generasi ke generasi,” tuturnya puitis.
Micellina menegaskan kesiapannya menjalankan peran sebagai duta budaya dengan mengampanyekan gerakan bangga berkebaya, khususnya di kalangan generasi Z dan milenial di Jawa Tengah.
Keberhasilan yang diraih siswi SMA Sedes Sapientiae Semarang tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda mampu berkontribusi dalam pelestarian budaya melalui berbagai ajang nasional.
Dukungan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat langkah Micellina dalam mengembangkan berbagai program yang mendorong pelestarian budaya Indonesia, khususnya kebaya. (*)