Program tersebut mencakup S1 luar negeri, double degree, hingga studi keislaman di Al Azhar Mesir serta Al Ahqof dan Imam Syafi’i di Yaman.
Fasilitas yang diberikan dalam program beasiswa tersebut juga dinilai cukup lengkap.
Untuk penerima beasiswa dalam negeri, Pemprov Jateng menanggung penuh biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga delapan semester.
Sedangkan bagi penerima program luar negeri, bantuan meliputi biaya kuliah, biaya hidup, pengurusan visa, asuransi, hingga tiket pesawat pulang-pergi dari Semarang menuju negara tujuan.
Saleh berharap program tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para santri di Jawa Tengah sehingga semakin banyak generasi pesantren yang mampu melanjutkan pendidikan hingga tingkat tinggi.
“Karena santri yang memiliki pendidikan dan kompetensi yang baik akan menjadi kekuatan penting bagi kemajuan daerah dan bangsa,” ucap Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.
Sebagai informasi, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni) yang tersedia di Playstore dan Appstore.
Pendaftar cukup memilih banner “Beasiswa Santri” pada halaman utama aplikasi untuk mengakses petunjuk teknis dan formulir pendaftaran.
Selain melalui aplikasi, petunjuk teknis pendaftaran juga dapat diunduh melalui situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di [www.jatengprov.go.id](http://www.jatengprov.go.id). (*)