Saleh juga menilai perlu adanya kajian mendalam terkait skema pengadaan maupun operasional bus listrik agar penerapannya berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Saat ini, pengembangan tersebut masih dalam tahap kajian untuk menentukan model implementasi yang paling tepat.
Menurut dia, pengembangan transportasi massal berbasis listrik juga dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum.
“Kalau transportasi publik semakin nyaman dan modern, masyarakat tentu akan lebih tertarik menggunakan angkutan umum,” ujar Mohammad Saleh.
Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, modernisasi transportasi dinilai mampu mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Harapannya, transportasi publik di Jawa Tengah semakin maju, nyaman, dan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya. (*)