Menurut perhitungan hisab astronomi kontemporer, posisi hilal pada 15 Juni 2026 diperkirakan telah memenuhi syarat visibilitas.
Karena itu, Kementerian Agama RI memproyeksikan 1 Muharram 1448 Hijriah akan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.
Dengan proyeksi tersebut, malam pergantian Tahun Baru Islam secara syar'i dimulai sejak matahari terbenam pada Senin (15/6/2026).
Namun demikian, kondisi cuaca, atmosfer, dan keberadaan awan di kawasan pesisir utara Semarang tetap menjadi faktor yang menentukan keberhasilan pengamatan hilal secara langsung.
Rukyatul hilal ini akan dihadiri perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, organisasi kemasyarakatan Islam, serta akademisi ilmu falak. "Hasil pemantauan akan langsung dilaporkan ke Kementerian Agama di Jakarta," tulis Humas UIN Walisongo. (*)