KONTENSEMARANG.COM – Masyarakat umum dipersilakan menyaksikan langsung pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026) malam.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, masyarakat dapat menikmati berbagai rangkaian hiburan yang disiapkan dalam pembukaan tersebut.
Sejumlah pertunjukan akan ditampilkan, mulai dari tarian kolosal, penampilan penyanyi Opick, hingga aksi menyanyikan Mars MTQ yang melibatkan 25 ribu orang secara langsung.
Kegiatan tersebut sekaligus ditargetkan memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
“Masyarakat bisa menikmati (pembukaan MTQ), di situ ada tarian kolosal, lalu ada Mars MTQ yang memecahkan rekor MURI," kata Taj Yasin, di kompleks kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Jumat, 11 September 2026.
Taj Yasin menjelaskan, pembukaan MTQ sebelumnya dirancang dengan konsep acara protokoler. Namun, setelah dilakukan koordinasi, panitia memutuskan memberikan kesempatan kepada masyarakat umum untuk hadir dan menyaksikan acara tersebut secara langsung.
"Monggo masyarakat, saya minta datang saja enggak masalah. Kita sudah menyiapkan tempat-tempatnya yang ada di Simpang Lima, mereka bisa langsung menikmati acara pembukaan MTQ," ajaknya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah Saiful Mujab menambahkan, selain 25 ribu orang yang akan terlibat secara langsung, kegiatan pemecahan rekor tersebut juga menargetkan partisipasi sekitar 180 ribu orang secara daring melalui Zoom.
"Rekor MURI terkait lagu Mars MTQ yang insyaallah akan dihadirkan secara offline sebanyak 25.000 orang, adapun yang 180 riby orang itu melalui Zoom dari seluruh masyarakat, sekolah dan lain sebagainya," kata Saiful.
Saiful menyatakan Jawa Tengah telah siap menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXI. Kesiapan tersebut mencakup petugas, kafilah, serta lokasi perlombaan yang telah dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengajak masyarakat untuk ikut menciptakan suasana ramah selama pelaksanaan MTQ Nasional. Menurutnya, para tamu dan kafilah dari berbagai daerah perlu mendapatkan sambutan serta pelayanan terbaik.
Pembukaan MTQ Nasional XXXI dijadwalkan turut dihadiri 17 gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia. Sumarno menilai kehadiran para kepala daerah tersebut menjadi momentum bagi Jawa Tengah untuk menunjukkan keramahan sebagai tuan rumah.
Ribuan orang dari berbagai daerah diperkirakan hadir dalam rangkaian kegiatan MTQ Nasional. Karena itu, Sumarno berharap seluruh pihak dapat memberikan pelayanan maksimal sekaligus memperkenalkan keramahan masyarakat Jawa Tengah kepada para tamu.
Ia juga meminta panitia dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertugas sebagai liaison officer (LO) memberikan pelayanan optimal kepada para kafilah selama berada di Jawa Tengah.
"Saya selalu menekankan bahwa kita menjadi tuan rumah, tentu saja menjadi tuan rumah yang baik. Bagaimana kita memuliakan tamu," ujarnya.
Menurut Sumarno, pelayanan yang diberikan dengan tulus diharapkan meninggalkan kesan positif dan mendalam bagi para kafilah. Pengalaman tersebut diharapkan membuat para tamu semakin mengenal dan mencintai Jawa Tengah.
Kesan baik selama berada di Jateng juga diharapkan dapat diceritakan kepada keluarga maupun teman di daerah asal. Dengan demikian, para tamu berpeluang kembali berkunjung ke Jawa Tengah bersama kerabat atau teman mereka.
Sumarno menilai dampak lanjutan dari kunjungan tersebut dapat dirasakan sektor pariwisata Jawa Tengah melalui meningkatnya jumlah wisatawan. (*)