Melalui inovasi ini, sebanyak 18 jenis layanan kepegawaian berhasil disatukan dalam satu sistem terintegrasi.
Auto Simpatik juga terkoneksi dua arah dengan SI-ASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga data lebih akurat dan proses administrasi lebih cepat.
Joko berharap, peningkatan kualitas layanan internal ASN akan berdampak positif pada pelayanan publik.
“Ketika pegawai merasa puas dengan layanan yang diberikan, maka mereka juga akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.