Ia juga menginstruksikan seluruh tenaga ahli dan penyuluh di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan agar lebih aktif mendampingi masyarakat, mulai dari penyediaan benih, pembinaan budidaya, hingga pemasaran hasil produksi. Pendampingan tersebut diharapkan mampu memperkuat revitalisasi tambak modern di Pantai Utara Jawa Tengah sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pembudidaya.
"Sehingga masyarakat tidak akan mencari ke mana-mana. Dengan begitu, dinas kita benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Menurut Ahmad Luthfi, sektor perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Jawa Tengah sendiri memiliki garis pantai yang membentang di 17 kabupaten/kota, namun sebagian besar kawasan tambaknya masih dikelola secara tradisional sehingga membutuhkan revitalisasi.
Ia mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan mengenai rencana revitalisasi tambak di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah dengan luas mencapai sekitar 72 ribu hektare.
"Dalam waktu dekat Pak Menteri KKP akan backup penuh untuk wilayah Pantai Utara kita. Prinsipnya nanti segera dikawal agar tambak-tambak yang tidak berfungsi bisa segera kita fungsikan," kata Ahmad Luthfi.