Menurut Luthfi, pengembangan energi baru terbarukan menjadi salah satu fokus Jawa Tengah sebagai langkah mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menjelaskan energi listrik yang dihasilkan PLTS nantinya akan disalurkan melalui jaringan 150 kilovolt menuju Gardu Induk Nguntoronadi yang berjarak sekitar 11,7 kilometer.
Listrik yang telah masuk ke jaringan interkoneksi Jawa-Madura-Bali selanjutnya dapat disalurkan ke berbagai wilayah yang terhubung dalam sistem tersebut. Artinya, energi yang dihasilkan tidak hanya diperuntukkan bagi kawasan sekitar Waduk Gajah Mungkur.
“Ketika listrik tersebut sudah masuk ke jaringan interkoneksi, maka listrik tersebut tidak khusus untuk berada di sekitaran daerah tersebut. Itu juga bisa disalurkan ke semua daerah di jaringan yang tersambung dengan interkoneksi,” kata Bramantyo.
Sementara itu, Direktur Operasi Pembangkit Gas PT PLN Indonesia Power, Daniel Eliawardhana, mengatakan tahapan persiapan dan pengerjaan teknis proyek saat ini terus dilakukan.
“Secara target waktu sesuai yang disampaikan Pak Gubernur tadi, kita akhir tahun 2027 ini sudah bisa beroperasi setara 134 megawatt peak,” ujarnya.
Pengembangan PLTS di Jawa Tengah juga mencakup sejumlah wilayah lain. Salah satunya PLTS di Waduk Kedung Ombo dengan kapasitas sekitar 100 MWac. Selain itu, proyek PLTS dengan kapasitas sekitar 7,4 MW juga direncanakan di Karimunjawa.
Pembangunan PLTS Terapung Gajah Mungkur merupakan bagian dari Program PLTS 100 GWp yang dirancang pemerintah untuk memperkuat ketahanan sekaligus kemandirian energi nasional.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah memiliki komitmen untuk mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga surya tersebut. Kapasitas PLTS sebesar 100 GWp ditargetkan dapat terbangun dalam kurun waktu tiga tahun.
Pengembangan energi surya tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil sekaligus memperkuat kemandirian energi Indonesia.