“Dulu katanya pedagang minta ada sekat, dan kolam, serta penyimpanan ikan. Nah di Rejomulyo nggak ada,” tuturnya.
Berdasarkan hasil pembahasan bersama pedagang, konsep revitalisasi Pasar Banget Ayu nantinya dirancang menjadi bangunan dua lantai.
Area lantai bawah akan difokuskan untuk kegiatan perdagangan, sementara lantai atas direncanakan sebagai fasilitas parkir.
Moy menyebutkan, pihaknya bersama para pedagang telah menggelar empat kali pertemuan untuk menyusun konsep pasar yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan bersama.
“Kunci utama dalam meramaikan pasar tradisional adalah komunikasi yang baik dengan pedagang,” ujarnya.
Selain Pasar Banget Ayu, Disdag Kota Semarang juga merencanakan penataan pada Pasar Penggaron dan Pasar Rejomulyo. (*)