KONTENSEMARANG.COM – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP tahun 2026 di Kota Semarang resmi bergulir mulai Senin (22/6/2026) sampai Jumat (26/6/2026).
Di hari pertama pendaftaran, suasana Posko SPMB yang berlokasi di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang langsung dipadati oleh para wali murid.
Kedatangan mereka mayoritas didorong oleh kendala teknis saat mencoba mendaftarkan anak-anaknya secara daring lewat portal spmb.semarangkota.go.id.
Antrean panjang di posko pengaduan tersebut sudah mengular semenjak pukul 08.00 WIB. Bahkan, pantauan di lapangan hingga pukul 12.00 WIB mencatat ada lebih dari 300 nomor antrean yang telah ditangani oleh petugas.
Salah satu wali murid, Aya, menuturkan alasannya mendatangi posko secara langsung.
Ia mengalami hambatan di mana sertifikat penghargaan yang digunakan untuk mendaftar lewat jalur prestasi gagal termuat pada sistem saat pengisian data online.
“Anak saya mau masuk jalur prestasi, piagam penghargaan sudah di input di Sang Juara dan terverifikasi tapi ketika input data di Jurnal SPMB kok tidak otomatis muncul makanya saya langsung datang ke Posko,” kata Aya di Posko SPMB, Senin, 22 Juni 2026.
Beruntung, kunjungannya ke posko pengaduan membuahkan hasil manis. Lewat pendampingan dari para petugas di lokasi, poin dari piagam tersebut akhirnya berhasil terintegrasi dan muncul pada sistem pendataan SPMB sang anak.
“Langsung solutif jadi langsung di input ulang terus refresh dan keluar nilainya dan sudah bisa sekarang,” jelasnya.
Rencananya, Aya membidik SMP Negeri 21 sebagai opsi utama bagi anaknya, disusul SMP Negeri 5 sebagai alternatif kedua.