“Pemeriksaan kesehatan itu sangat penting untuk menjaga jamaah di sana tetap sehat. Jadi berangkat sehat, pulang sehat,” katanya.
Salah satu calon jemaah asal Margasari, Kabupaten Tegal, Maliyah, mengungkapkan rasa syukurnya bisa berangkat haji setelah menunggu selama 14 tahun.
Meski sempat dirawat di rumah sakit beberapa hari sebelumnya, ia kini dinyatakan siap berangkat.
“Hari senin sempat opname. Tapi alhamdulillah sudah sembuh, dicek kesehatan tadi sudah bagus. Dulu daftar dengan suami, tapi sudah meninggal 4/5 tahun lalu. Sekarang berangkat dengan menantu,” ucap lansia berusia 75 tahun itu.
Sementara itu, Pembimbing Ibadah Kloter 3 SOC asal Kabupaten Tegal, Ahmad Risyanto, menilai kualitas layanan haji tahun ini mengalami peningkatan, terutama dalam distribusi kebutuhan jemaah, pelayanan administrasi, dan kejelasan alur keberangkatan.
“Untuk tahun ini saya kira dari sisi pelayanan sudah semakin baik,” katanya.
Sebagai tambahan, Embarkasi Solo kembali mendapatkan fasilitas Makkah Route di Bandara Adi Soemarmo yang membantu mempercepat proses keberangkatan sekaligus mengurangi kelelahan jemaah.
Selain itu, kartu Nusuk juga telah dibagikan dan diaktifkan sejak di embarkasi.
Acara pelepasan ini turut dihadiri Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wahid, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah Saiful Mujab, jajaran penyelenggara haji, perwakilan pemerintah daerah, serta tokoh organisasi keagamaan. (*)