Konten Semarang
Semarang

UMKM Semarang Bidik Pasar Global, Buyer Mesir hingga India Jajaki Produk Lokal

UMKM Semarang bertemu buyer dari Mesir, Timur Tengah, dan India lewat Semarang Rise 2026 untuk membuka peluang ekspor produk lokal.

UMKM Semarang Bidik Pasar Global, Buyer Mesir hingga India Jajaki Produk Lokal
UMKM Semarang Bidik Pasar Global, Buyer Mesir hingga India Jajaki Produk Lokal

Hartati melihat pasar internasional sebagai peluang besar bagi produk kerajinan yang memiliki ciri khas. La Romzi Etnik memproduksi berbagai jenis barang, mulai pakaian, kain, syal, tas, topi, hingga pouch.

Di antara produk tersebut, syal menjadi salah satu barang yang paling banyak diminati karena dapat digunakan dengan beragam gaya.

“Syal menjadi salah satu best seller kami. Bahkan satu syal bisa digunakan dalam delapan model,” ujarnya.

Keunggulan lain produk La Romzi Etnik terletak pada karakter eco print yang membuat setiap produk memiliki motif berbeda.

Penggunaan daun dan tanaman dalam proses pencetakan menghasilkan pola yang tidak sepenuhnya sama antara satu produk dengan lainnya.

Selain mengedepankan keunikan, Hartati juga menerapkan konsep produksi berkelanjutan. Sisa tanaman dari proses pembuatan eco print dimanfaatkan kembali sebagai bahan pupuk sehingga limbah produksi dapat ditekan.

“Produk kami sustainable dan berusaha tidak menghasilkan limbah. Bahkan sisa tanaman kami olah menjadi pupuk,” katanya.

Produk eco print La Romzi Etnik dibanderol mulai sekitar Rp95 ribu hingga Rp1,2 juta untuk kategori pakaian. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 3 dari 3

Artikel Selanjutnya

UNDIP Kembangkan Sawah Modern di Penggaron, Ramah Lingkungan dan Berteknologi
Semarang • 26 Agustus 2026

UNDIP Kembangkan Sawah Modern di Penggaron, Ramah Lingkungan dan Berteknologi

Rekomendasi Redaksi