USM, lanjutnya, terus mendorong Orma menjadi motor lahirnya prestasi sekaligus penguatan kepemimpinan mahasiswa.
Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Alumni USM, Wahyu Sulistiono, menjelaskan bahwa kegiatan Pra-Musker merupakan tahapan strategis sebelum Musker utama yang akan digelar pada 5–7 Desember di Wisma Bina Dharma, Salatiga.
“Pra-Musker dan Musker adalah rangkaian penting untuk membahas program kerja Orma, sekaligus merumuskan tata tertib serta pasal-pasal yang akan diberlakukan pada tahun 2026. Pada Musker nanti juga akan ada proses reorganisasi, pengesahan Ketua DEMA Universitas yang baru, serta penetapan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa periode 2026,” ujarnya.
Wahyu menegaskan bahwa Musker bukan sekadar agenda administratif, melainkan arena pembentukan regenerasi kepemimpinan mahasiswa.
“Harapan kami, Musker mampu melahirkan regenerasi yang lebih baik. Organisasi mahasiswa adalah cermin universitas. Melalui Musker, kegiatan Orma menjadi lebih terorganisasi, terukur, dan selaras dengan arah pengembangan kampus,” tambahnya.