KONTENSEMARANG.COM - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mendorong lahirnya gerakan relawan muda yang berfokus pada pembangunan desa.
Hal ini diperlukan sebagai upaya memperkuat partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah, sekaligus mengurangi kesenjangan antara potensi desa dan sumber daya manusia yang tersedia.
Menurut Heri, desa saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari transformasi ekonomi, digitalisasi, pengembangan UMKM, penguatan ketahanan pangan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Di sisi lain, banyak anak muda yang memiliki kemampuan, kreativitas dan semangat sosial, namun belum memiliki wadah yang cukup untuk berkontribusi secara langsung di lingkungan sekitarnya.
“Desa membutuhkan energi, gagasan dan inovasi dari generasi muda. Karena itu, saya mendorong lahirnya gerakan relawan muda yang tidak hanya bergerak dalam kegiatan sosial, tetapi juga ikut membantu pembangunan desa secara nyata,” ujarnya.
Ia mengatakan, jumlah penduduk usia produktif masih mendominasi struktur penduduk Indonesia, tak terkecuali di Jawa Tengah.
Kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi daerah untuk memanfaatkan bonus demografi melalui peningkatan partisipasi generasi muda dalam berbagai sektor pembangunan.
Heri menilai, keberadaan relawan muda dapat menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat desa dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki generasi muda saat ini, terutama di bidang teknologi, pendidikan, lingkungan, hingga kewirausahaan.
“Anak-anak muda memiliki kemampuan yang sangat dibutuhkan desa saat ini, seperti literasi digital, pemasaran online, pengembangan konten kreatif, hingga pengelolaan usaha berbasis teknologi. Potensi itu perlu diarahkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa gerakan relawan muda dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan.