Ia pun menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh pengurus ALTI kabupaten/kota yang telah mengirimkan perwakilan atlet untuk mengikuti kompetisi.
Menurutnya, kesempatan bertanding dalam Kejurda perlu dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para peserta untuk membuktikan perkembangan kemampuan masing-masing.
Dari hasil kompetisi tersebut, ALTI Jawa Tengah berharap dapat menemukan atlet-atlet yang memiliki potensi untuk memperkuat kontingen daerah pada kejuaraan berikutnya.
“Mudah-mudahan kita benar-benar bisa mendapatkan atlet yang akan mewakili Jawa Tengah. Kita berharap bisa membawa prestasi, mengharumkan nama Jawa Tengah,” ujarnya.
Kejurda Jadi Bagian Persiapan Atlet Menuju PON 2028
Sumarno menjelaskan, penyelenggaraan Kejurda bukan sekadar kompetisi untuk menentukan atlet yang meraih hasil terbaik.
Lebih dari itu, kejuaraan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan kemampuan para pelari setelah menjalani proses latihan.
Melalui ajang ini, seleksi atlet trail run Jawa Tengah menuju PON 2028 diharapkan dapat dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan yang ditunjukkan peserta selama kompetisi.
Para atlet juga memperoleh kesempatan mengukur kesiapan mereka saat menghadapi persaingan dengan peserta dari daerah lain.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan untuk menghadapi kompetisi pada jenjang lebih tinggi.
Sumarno berharap atlet-atlet potensial yang muncul dari Kejurda dapat terus meningkatkan kemampuan sehingga mampu memberikan prestasi bagi Jawa Tengah.