KONTENSEMARANG.COM – Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) menjadikan momentum Dies Natalis ke-65 sebagai pengingat pentingnya integritas dalam membentuk tenaga kesehatan.
Kompetensi medis dinilai perlu berjalan beriringan dengan karakter, etika, serta tanggung jawab dalam menjalankan profesi.
Hal tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-65 FK Undip yang mengusung tema “Berkolaborasi, Berinovasi, Berdampak untuk Kesehatan Negeri”. Acara tersebut berlangsung di Gedung Prof Soedarto Undip, Kamis (1/10/2026).
Orasi ilmiah menghadirkan Pimpinan KPK Dr Fitroh Rohcahyanto, SH, MH sebagai pembicara. Kegiatan yang dimoderatori dr Tuntas Dhanardhono, M.Si.Med, MH, Sp.FM itu diikuti jajaran pimpinan FK Undip, guru besar, dosen, mahasiswa kedokteran, sejumlah pimpinan rumah sakit, serta mitra fakultas.
Dekan FK Undip, Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K), menyampaikan bahwa persoalan kesehatan saat ini semakin beragam sehingga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Menurutnya, penyelesaian persoalan kesehatan tidak cukup jika hanya mengandalkan satu bidang atau institusi.
“Kita membutuhkan kolaborasi lintas disiplin dan lintas institusi. Kolaborasi tersebut harus melahirkan inovasi dan pada akhirnya inovasi harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat dan kesehatan bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat kolaborasi dan inovasi harus ditopang pendidikan kedokteran yang mengedepankan integritas.
FK Undip tidak hanya dituntut mencetak lulusan dengan kemampuan akademik dan klinis, tetapi juga tenaga kesehatan yang memiliki etika, karakter, serta mampu mempertanggungjawabkan setiap tindakan profesionalnya.
Kehadiran Pimpinan KPK dalam agenda tersebut dinilai menjadi kesempatan untuk memperkuat perhatian terhadap integritas, keterbukaan, dan tata kelola yang baik di lingkungan perguruan tinggi.