Kuliah Subuh tersebut turut dihadiri Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. Musahadi. Kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar memohon keberkahan bagi sivitas akademika dan lingkungan kampus.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon durian di kawasan Masjid Walisongo, Kampus 3 UIN Walisongo. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus bagian dari penerapan konsep ekoteologi.
Melalui penanaman pohon itu, nilai-nilai keagamaan diwujudkan tidak hanya dalam kegiatan ibadah dan pendidikan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kelestarian alam.
Pesan yang disampaikan Menag di UIN Walisongo menegaskan pentingnya keseimbangan antara penguasaan teknologi dengan nilai agama dalam menghadapi era super AI.
Penguatan nilai Al-Qur’an, moral, spiritualitas, dan kepedulian terhadap lingkungan dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman. (*)