Program Sekolah Berintegritas di Jawa Tengah telah berjalan sejak 2023 dengan melibatkan 104 sekolah. Dua tahun kemudian, cakupannya diperluas hingga 645 sekolah.
Pada 2026, penguatan program kembali dilakukan melalui pembentukan 12 Laboratorium SBI di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan.
Ketua KPK Setyo Budiyanto menilai program Sekolah Berintegritas yang diterapkan Jawa Tengah dapat menjadi contoh praktik baik bagi daerah lainnya.
“Dengan menampilkan nama Sekolah Berintegritas saja, setidaknya auranya itu sudah menyebar ke semuanya. Harapannya ini menyebar ke semuanya,” ujar Setyo.
Setyo menegaskan, upaya pemberantasan korupsi tidak dapat hanya bertumpu pada penindakan melalui jalur hukum. Menurutnya, pencegahan harus diperkuat melalui pendidikan serta pembentukan karakter sejak usia dini.
Ia menambahkan, pendidikan tidak semata-mata bertujuan mencetak peserta didik yang cerdas. Nilai kejujuran, komitmen, konsistensi, dan integritas juga perlu menjadi bagian dari karakter yang dibangun di sekolah.
“Secerdas apa pun teknologi, tidak akan bisa menggantikan integritas,” tegasnya. (*)