Menurut Usman, kompetisi ini juga menjadi bagian dari persiapan Indonesia menghadapi berbagai agenda internasional, seperti eksibisi Porprov, kualifikasi Piala Dunia, hingga kejuaraan Asia Cup Junior yang rencananya akan digelar dengan Indonesia sebagai tuan rumah.
Dengan terselenggaranya ajang ini, Semarang semakin memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan olahraga modern di Indonesia.
Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung ekosistem olahraga yang inklusif sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Kami berharap melalui ajang ini, masyarakat semakin mencintai padel karena selain untuk prestasi, olahraga ini juga menjadi ruang kebersamaan. Pemerintah Kota Semarang akan terus mendukung kegiatan yang menyatukan semangat olahraga dan peningkatan ekonomi warga seperti ini,” pungkasnya. (*)