Proyek tersebut memanfaatkan aset milik Pemkot Semarang seluas sekitar 5,1 hektare, dengan area yang ditawarkan mencapai 4,4 hektare.
Kebutuhan investasi awal untuk proyek tersebut diperkirakan sekitar Rp71,17 miliar. Pemkot Semarang menyiapkan sejumlah dukungan, mulai dari penyediaan lahan, fasilitasi perizinan, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekosistem investasi.
Melalui pengembangan tersebut, Agustina berharap UCC Terboyo tidak hanya menjadi pusat aktivitas logistik, tetapi juga mampu menjawab sejumlah persoalan perkotaan dan menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat bagi pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat. (*)