Salah satu peserta kategori 25K asal Madiun, Jawa Timur, Nadia, mengaku puas dengan penyelenggaraan DCR tahun ini. Ia menilai fasilitas yang disediakan panitia sangat memadai, sementara jalur menuju Sindoro memberikan tantangan yang berkesan.
“Ini mantap. Water station lengkap, keren. Yang kali ini karena sampai puncak Sindoro, elevasinya jos banget,” ujarnya.
Kesan positif juga disampaikan peserta asal Semarang, Binsar Napitupulu. Menurutnya, Dieng Caldera Race memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan sejumlah ajang trail run lainnya.
“Ini salah satu acara trail yang mewah. Venue-nya di resort, suasananya juga luar biasa. Dieng dengan suhunya yang dingin membuat pengalaman lari di sini semakin menarik,” katanya.
Dieng Caldera Race 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Juni 2026. Event ini menghadirkan empat kategori perlombaan, yakni 10K, 25K, 45K, dan 85K. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Tambi Tea Resort sebagai race central sekaligus lokasi utama aktivitas para peserta selama acara berlangsung.
Meningkatnya jumlah peserta, termasuk peserta asing Dieng Caldera Race 2026, menjadi indikator bahwa ajang ini semakin dikenal luas. Di sisi lain, kehadiran ribuan pelari dan pendamping turut memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Wonosobo. Dengan demikian, Wonosobo kembali menunjukkan potensinya sebagai destinasi unggulan untuk pengembangan wisata olahraga di Jawa Tengah.