Partisipasi tersebut juga merupakan kelanjutan dari berbagai kerja sama internasional yang selama ini telah dijalankan PDAM Semarang.
Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan aktif terlibat dalam sejumlah program Water Operator Partnership, termasuk kerja sama dengan VEI WaterWorX yang berfokus pada peningkatan kapasitas, transfer pengetahuan, penguatan kinerja utilitas, dan pengembangan layanan air minum berkelanjutan.
Selain itu, PDAM Semarang juga terlibat dalam Urban Water Catalyst Initiative (UWCI), sebuah inisiatif yang mendukung penguatan utilitas air perkotaan agar lebih siap menghadapi tantangan investasi, peningkatan layanan, serta keberlanjutan jangka panjang.
Melalui berbagai kolaborasi tersebut, PDAM Semarang terus memperkuat tata kelola perusahaan dan kesiapan dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Keikutsertaan dalam Global Water Summit 2026 dan 300 Water Leaders dinilai memiliki manfaat strategis bagi pengembangan perusahaan.
Selain memperluas jejaring dengan pemimpin utilitas air dunia, forum ini juga membuka peluang kerja sama teknis maupun pembiayaan serta menghadirkan pembelajaran mengenai praktik terbaik pengelolaan air yang dapat diterapkan di Kota Semarang.
Bagi PDAM Semarang, pengalaman tersebut diharapkan mampu mendukung sejumlah agenda prioritas perusahaan, seperti peningkatan cakupan layanan, penurunan tingkat kehilangan air, penguatan ketahanan sumber air baku, digitalisasi operasional, peningkatan kualitas pelayanan pelanggan, hingga pengembangan pembiayaan inovatif.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, Dr. Ir. H. Ady Setiawan, menyampaikan bahwa partisipasi dalam Global Water Summit dan 300 Water Leaders menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus belajar dan memperkuat kolaborasi internasional.
βTantangan air minum perkotaan saat ini tidak dapat diselesaikan secara parsial. Diperlukan kolaborasi, inovasi, dan pembelajaran dari berbagai utilitas air dunia. Melalui forum ini, PDAM Semarang ingin memperkuat jejaring, memperoleh perspektif baru, serta membawa praktik-praktik terbaik yang relevan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Semarang,β ujar Dr. Ir. H. Ady Setiawan.
Keikutsertaan PDAM Semarang dalam forum internasional tersebut sejalan dengan arah pengembangan perusahaan untuk memperluas akses air minum, meningkatkan keandalan pelayanan, dan memperkuat tata kelola perusahaan yang adaptif terhadap tantangan masa depan.