Meski demikian, Disdag tetap membuka pilihan bagi pedagang yang ingin tetap berjualan dengan memanfaatkan fasilitas di pasar daerah maupun kawasan Mataram.
Aniceto berharap sentra kuliner baru di depan bekas E-Plaza dapat memberikan dampak positif terhadap wajah kawasan Simpang Lima.
Pemusatan pedagang di satu lokasi diharapkan membuat lingkungan sekitar lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Penataan terpusat di depan bekas E-Plaza ini diharapkan membuat kawasan lingkar luar Simpang Lima jauh lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi penikmat wisata kuliner Kota Semarang,” pungkasnya. (*)