Di lokasi kejadian, proses evakuasi truk telah selesai dilakukan menggunakan kendaraan derek.
Sementara itu, cairan yang diduga oli atau solar yang sempat tumpah di area SPBU dibersihkan dengan penyemprotan air.
Sebelumnya, sopir truk Muhammad Yasin mengaku kendaraan sudah menggunakan gigi dua sejak awal menanjak di kawasan Silayur.
Namun saat mendekati puncak tanjakan, truk kehilangan tenaga dan akhirnya meluncur mundur.
"Masuk gigi dua mulai bawah gigi dua terus lancar, terus saya nyampek mau ke pucuk, mau ke pucuk sendiri, sudah nggak kuat. Mau tak oper ke gigi satu, sudah keduluan melorot, nggak ngatasi," tutur Yasin.
Ia mengaku tidak dapat berbuat banyak ketika kendaraan mulai mundur karena rem truk tidak berfungsi maksimal.
"Iya mundur itu terus nabrak ini, sudah pasrah saya. Nggak bisa diapa-apakan, nggak bisa direm," ungkap Yasin.
Yasin mengatakan truk mundur cukup jauh hingga membuat sejumlah pengendara sepeda motor berusaha menghindar agar tidak tertabrak.
Berdasarkan perkiraan melalui Google Maps, jarak dari ujung tanjakan hingga lokasi SPBU mencapai sekitar 500 meter.
"(Jaraknya) sini sana panjang e, wong saya turunnya sampe nggak berhenti-berhenti itu. Sampai sepeda motor menghindari-menghindari biar nggak ketabrak saya. Sampai saya diliat (diteriaki) 'we we we' gitu-gitu sama sepeda motor, ya untung nggak ada mobil," ucap Yasin.