Pemerintah berharap pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia sehingga masyarakat tidak menghadapi lonjakan harga pada waktu-waktu tertentu.
Emmy memastikan kegiatan pasar murah akan terus diupayakan, terutama menjelang momentum yang biasanya diikuti peningkatan permintaan dan potensi kenaikan harga.
“Kegiatan pasar murah semacam ini akan terus kami upayakan keberlanjutannya sebagai salah satu instrumen pengendalian harga bahan pokok penting dan penguatan daya beli masyarakat Jawa Tengah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan pasar murah juga dinilai penting menjelang hari besar keagamaan maupun momentum peringatan hari besar nasional.
Salah seorang warga, Toetoet Hajoeningtiad, menilai pasar murah memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membantu pegawai di lingkungan kantor, tetapi juga warga yang membutuhkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Sebagai masyarakat biasa, saya rasa ini sangat bermanfaat sekali. Pasti harganya lebih murah daripada harga di toko ataupun pasar. Akan sangat membantu,” katanya.
Toetoet juga menilai pilihan produk yang tersedia cukup beragam.
“Masyarakat bisa memanfaatkan. Ada ikan, ada sayur, ada minuman, ada snack. Saya sendiri tadi juga beli mi,” ujarnya.
Ia mengatakan perbedaan harga antara pasar murah dengan toko maupun pasar memang tidak selalu besar. Namun, selisih tersebut tetap memberikan keuntungan bagi konsumen.