"Pengalaman internasional memberikan nilai tambah yang sangat besar bagi mahasiswa. Selain memperluas wawasan akademik, mereka juga belajar berkomunikasi lintas budaya, membangun jejaring global, serta meningkatkan kemampuan adaptasi dan kepemimpinan. Kompetensi tersebut sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif," tuturnya.
Ajang internasional ini turut mengintegrasikan enam kegiatan utama yang diikuti oleh 17 mahasiswa internasional dari enam perguruan tinggi luar negeri, 68 peserta nasional, 17 perguruan tinggi mitra di Indonesia, serta 135 peserta konferensi ilmiah.
Kepala International Office USM, Faisal Yusuf, B.A., M.M., M.B.A., menilai kegiatan ini sebagai wadah strategis implementasi internasionalisasi kampus.
"Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa, dosen, peneliti, dan mitra internasional dalam berbagai aktivitas akademik dan nonakademik. Tidak hanya memperluas jejaring, tetapi juga melahirkan peluang kerja sama baru yang berkelanjutan. Kami optimistis kemitraan yang dibangun melalui program ini akan menghasilkan berbagai kolaborasi internasional yang berdampak bagi pengembangan institusi," jelas Faisal Yusuf.
Partisipasi aktif dalam kegiatan ini mempertegas posisi USM sebagai perguruan tinggi adaptif dan berwawasan global yang berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan. (*)