KONTENSEMARANG.COM — Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) kembali menambah jumlah dokter gigi yang dihasilkan. Sebanyak 26 dokter gigi baru resmi mengucapkan Sumpah Dokter Gigi Periode ke-48 dalam prosesi yang berlangsung di Aula FKG Unissula, Selasa (8/9/2026).
Kelulusan seluruh peserta dalam uji kompetensi pada periode tersebut menjadi capaian tersendiri bagi FKG Unissula. Hingga kini, fakultas tersebut telah meluluskan sekitar 800 dokter gigi yang kemudian tersebar untuk bekerja dan mengabdi di berbagai daerah di Indonesia.
FKG Unissula juga terus mengembangkan program pendidikannya. Saat ini, Program Sarjana, Profesi, dan Magister Ilmu Kedokteran Gigi telah memperoleh akreditasi Unggul dari LAM-PTKes.
Dalam waktu dekat, FKG Unissula berencana membuka Program Spesialis Kedokteran Gigi Anak. Pembukaan program tersebut menjadi salah satu upaya kampus untuk ikut memenuhi kebutuhan tenaga dokter gigi spesialis di Indonesia.
Selain memperluas program pendidikan, FKG Unissula tengah menjalani proses akreditasi internasional melalui lembaga ACQUIN dari Jerman. Hasil proses akreditasi tersebut ditargetkan dapat diketahui pada Desember mendatang.
Penguatan fasilitas juga menjadi bagian dari pengembangan FKG Unissula. Proses pendidikan didukung gedung perkuliahan enam lantai dengan standar internasional serta Rumah Sakit Islam Gigi dan Mulut (RSIGM) Sultan Agung yang telah mengantongi akreditasi Paripurna.
Dalam prosesi pengambilan sumpah, Dekan FKG Unissula Dr. drg. Yayun Siti Rochmah, Sp.B.M., mengingatkan para dokter gigi baru agar mengedepankan kehati-hatian dalam menjalankan pelayanan medis.
"Harus selalu hati-hati dalam menangani kasus dan tindakan medis. Kami juga mengimbau para lulusan baru untuk segera mendaftarkan diri menjadi anggota Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI)," tegas Yayun.
Sementara itu, Rektor Unissula Prof. Dr. Gunarto, S.H., M.H., memberikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendukung perjalanan pendidikan para lulusan. Ia juga meminta dokter gigi baru tidak melupakan peran orang tua dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Menjadi lulusan FKG Unissula adalah prestasi besar. Ilmu yang diperoleh harus membawa manfaat nyata. Para dokter gigi baru harus siap berkontribusi melayani masyarakat di seluruh wilayah Indonesia," ujar Prof. Gunarto.
Dengan bekal pendidikan kedokteran gigi, dukungan fasilitas modern, serta penguatan nilai-nilai keislaman, para lulusan diharapkan mampu menjalankan profesinya secara profesional dan berintegritas.
Mereka juga diharapkan berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (*)