Karena itu, pemerintah pusat akan mendorong penyelesaian persoalan tersebut bersama kementerian terkait, terutama Kementerian Perhubungan.
Selain Pelabuhan Tanjung Emas, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap pengembangan Pelabuhan Kendal dan dry port Batang.
Kedua kawasan tersebut dinilai semakin penting seiring meningkatnya okupansi kawasan industri di wilayah tersebut.
Ia menegaskan, penguatan sistem pelabuhan dan logistik menjadi faktor penting agar investasi di Jawa Tengah tetap kompetitif dan terus berkembang.
Rapat koordinasi itu dihadiri jajaran pejabat eselon II Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Wilayah Jawa Tengah, kepala daerah maupun perwakilan dari Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Demak, dan Batang.
Selain itu, hadir pula Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Tengah serta sejumlah lembaga dan instansi terkait lainnya. (*)