Konten Semarang
Regional

Investor China Kucurkan Rp15 Triliun ke Kendal, 10 Ribu Lapangan Kerja Disiapkan

Investasi Rp15 triliun untuk industri kendaraan listrik di KIS Kendal diproyeksikan menyerap 10 ribu tenaga kerja dan memperkuat pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah

Investor China Kucurkan Rp15 Triliun ke Kendal, 10 Ribu Lapangan Kerja Disiapkan

"Semua terintegrasi. Kami akan mengembangkan ini semua dengan restu Gubernur dan Bupati, guna mendukung penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan," katanya.

Bryan menambahkan, pengembangan KIS Kendal diproyeksikan akan menyerap sekitar 10 ribu tenaga kerja. Prioritas utama tetap tenaga kerja lokal dan sekitarnya.

"Tenaga lokal kita utamakan. Pasti itu. Nanti akan ada transfer teknologi. Kami juga dorong Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 50%, jadi kita pakai semua sumber daya lokal," tegasnya.

Perwakilan PT NGM, Hadi Hartanto, menyebut Jawa Tengah dipilih sebagai lokasi investasi karena posisinya yang strategis di Pulau Jawa serta kondisi daerah yang dinilai aman dan kondusif bagi dunia usaha.

"Mungkin jodoh. Kemudian keamanan sosial, di Jawa Tengah lebih aman dan tentram. Juga adanya KEK (kawasan ekonomi Kendal) yang memasukan banyak investor, juga kemudahan perizinan yang bagus di Jawa Tengah," jelasnya.

Menurut Hadi, prospek industri kendaraan listrik di Indonesia masih sangat menjanjikan.

Karena itu, pengembangan sektor ini harus dilakukan secara terintegrasi, mulai dari kendaraan, sistem kelistrikan, hingga industri baterai guna memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. (*)

Halaman 2 dari 2