Meski mendukung kebijakan Dinas Perhubungan (Dishub) dalam membatasi kendaraan besar, ia meminta evaluasi karena portal tersebut juga berdampak pada kendaraan lain, seperti bus pariwisata yang harus memutar ke jalur Gunungpati dengan kondisi jalan yang kurang memadai.
"Sepertinya ada hal yang luput dari prediksi saat pemasangan portal. Masalah di Silayur bukan hanya soal ketinggian kendaraan, tapi juga soal tonase atau muatan," jelas politisi tersebut.
Ia mendorong Dishub untuk memperketat pengawasan terhadap jam operasional serta konsisten dalam penegakan aturan batas muatan kendaraan.
Untuk solusi jangka panjang, proyek Semarang Outer Ring Road (SORR) dinilai masih menjadi opsi, meski prosesnya membutuhkan waktu panjang, terutama dalam pembebasan lahan.
"DPRD pastinya mendukung anggaran jika itu demi keselamatan warga Ngaliyan dan sekitarnya. Kuncinya adalah patroli rutin dan penegakan aturan yang berkelanjutan agar kejadian serupa tidak terus berulang," pungkasnya. (*)